Penerapan Pembelajaran Tugas Mandiri Pada Pembelajaran Jarak Jauh Mata Pelajaran Ips Di Kelas Viii Smpn 8 Kabupaten Sumedang

Dewi Nursetio Rahayu Indah. 214180045. Jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Bale Bandung. 2020

ABSTRAK

Pendidikan jarak jauh adalah pendidikan yang perserta didiknya terpisah dari pendidik dan pembelajarannya menggunakan berbagai sumber belajar melalui teknologi komunikasi, informasi dan media lain (UU Sisdiknas, 2003). Proses pelaksanaan pembelajara jarak jauh dilaksanakan sesuai dengan keputusan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dengan adanya Surat Edaran nomor 36962/MPK.A/HK?2020 Perihal pembelajaran secara daring dan bekerja dari rumah dalam rangka pencegahan COVID 19  bagi guru dan bagi siswa untuk semua jenjang di seluruh Indonesia. Sehingga secara tidak langsung sekolah dalam waktu singkat harus memikirkan strategi pembelajaran jarak jauh sesuai dengan kompetensi yang dimiliki setiap sekolah baik unsur kompetensi guru, siswa, orang tua siswa, maupun sarana prasarana yang dimiliki oleh pihak sekolah maupun siswa.

Kendala-kendala yang menjadi faktor penghambat diantaranya siswa tidak memiliki buku paket sebagai sumber belajar di rumah karena selama ini buku hanya dipinjamkan oleh sekolah dan hanya digunakan saat pembelajaran di kelas, buku tersebut tidak bisa dibawa pulang oleh siswa karena jumlahnya terbatas sehingga penggunaannya harus bergantian dengan siswa lain.Sedangkan faktor penunjang dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh Kemdikbud hadir untuk bisa memfasilitasi siswa yang tidak bisa mengakses sumber belajar online dengan bekerjasama dengan saluran televisi pemerintah yaitu TVRI dengan harapan siswa pasti memiliki televisi di rumahnya dan siswa bisa santai melihat  tayangan TV, namun tetap bernilai edukasi dan kemasan belajarnya menjadi pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna.

Dari daata hasil pengamatan aktivitas siswa yang berjumlah 32 siswa dalam penerapan penggunaan pembelajaran tugas mandiri pada pembelajaran jarak jauh mata pelajaran IPS dihasilkan data sebagai berikut. Ranah afektif ditunjukkkan pada aktivitas siswa dalam melakukan kegiatan pembelajaran. Siswa yang aktif dalam menyampaikan gagasan sendiri 67%, mencari informasi yang ada dalam media massa cetak 57%, yang berani untuk bertanya 49% dan kalau dirata-rata menghasilkan angka 58%. Ranah kognitif ditunjukkkan pada aktivitas siswa dalam melakukan kegiatan pembelajaran sebagai berikut. Siswa yang menjawab pertanyaan soal yang diberikan 74%, mengerjakan tugas mandiri 61%, dan yang mengerjakan tugas dari modul/lembar kerja siswa  77%. Jadi kalua dirata-rata menghasilkan angka 71%. Dilihat dari angka-angka di atas dapat disimpulkan bahwa pembelajaran jarak jauh yang diselenggarakan di SMP Negeri 8 Sumedang belum didikuti oleh semua siswa. Dari ranah afektif hanya 58% dari sebanyak 32 siswa yang terlibat dalam pembelajaran, sedangkan dari ranah kognitif hanya 71% yang menyetorkan tugas dari tiga jenis tugas yang diberikan oleh guru.

Kata Kunci : Tugas Mandiri dan Pembelajaran Jarak Jauh