Pengaruh Belanja Langsung Dan Belanja Tidak Langsung Terhadap Perencanaan Anggaran Pada Dinas Perindustrian Dan Perdagangan (Disperin) Kabupaten Bandung

Siti Nurhayani. E1A160012. Program Studi Akuntansi. Fakultas Ekonomi. Universitas Bale Bandung. 2020

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Belanja Langsung dan Belanja Tidak Langsung terhadap Perencanaan Anggaran secara parsial maupun simultan pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (DISPERIN) Kabupaten Bandung. Disusun oleh Siti Nurhayani dibawah bimbingan Aditya Achmad Fathony, S.E., M.M., Ak., CA., CTA, A-CPA, MD dan Djodi Setiawan, S.E., M.M., Ak., CA. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dan verifikatif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif yang menggambarkan analisis suatu hasil, kemudian menguji hipotesis dari data dan fakta. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data time series dan sumber data yang digunakan adalah data sekunder. Metode analisis data yang digunakan yaitu uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji koefisien korelasi pearson, koefisien korelasi parsial, koefisien determinasi, dan pengujian hipotesis dengan menggunakan uji-t dan uji-F. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial Belanja Langsung berpengaruh signifikan terhadap Perencanaan Anggaran tahun berikutnya, dimana hasil tersebut dibuktikan dengan hasil uji t Belanja Langsung memperoleh thitung lebih besar dari ttabel yaitu -3.604 > 2,776 dengan nilai signifikansi 0,023 lebih kecil dari 0,05 (0,023 < 0,05). Kemudian Belanja Tidak Langsung secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap Perencanaan Anggaran tahun berikutnya. Hal ini dibuktikan dengan uji t Belanja Tidak Langsung memperoleh thitung lebih kecil dari ttabel yaitu 2,238 < 2,776 dengan nilai signifikansi 0,089 lebih besar dari 0,05 (0,089 < 0,05). Secara simultan Belanja Langsung dan Belanja Tidak Langsung berpengaruh signifikan terhadap Perencanaan Anggaran tahun berikutnya, hal tersebut dibuktikan melalui uji F hasilnya Fhitung lebih besar dari Ftabel yaitu 7,639 > 6,94 dengan nilai signifikansi 0,043 lebih kecil dari 0,05 (0,043 < 0,05). Hasil koefisien determinasi (R2) menunjukkan nilai sebesar 0,793, artinya Belanja Langsung dan Belanja Tidak Langsung memiliki pengaruh sebesar 79,3% terhadap Perencanaan Anggaran tahun berikutnya, sedangkan sisanya 20,7% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

Kata Kunci : Belanja Langsung, Belanja Tidak Langsung dan Perencanaan Anggaran