Analisis Usahatani Padi Sawah

Lily Sumarti, SP., MP. dan Kundrat SP., MP. Program Studi Agribisnis. Fakultas Pertanian. Universitas Bale Bandung. 2020.

ABSTRAK

Usahatani juga dapat diartikan sebagai suatu kegiatan yang mengorganisasi sarana produksi pertanian dan teknologi dalam suatu usaha yang menyangkut bidang pertanian. Usahatani yang dilakukan oleh petani dalam memperoleh pendapatan dengan jalan memanfaatkan sumber daya alam, tenaga kerja, dan modal yang mana sebagian dari pendapatan yang diterima digunakan untuk membiayai pengeluaran yang berhubungan dengan usahatani. Usahatani padi organik merupakan pengusahaan pertanian pada komoditas padi yang dibudidayakan dengan menggunakan sistem pertanian organik. Padi merupakan tanaman yang termasuk genus Oryza L. yang meliputi kurang lebih 25 spesies tersebar di daerah tropis dan sub tropis Adapun rata-rata total biaya usahatani padi organik yang harus dikeluarkan oleh P4S Al-Mukhlis dalam satu kali musim tanam yaitu Rp.39.403.500, dengan rincian pengeluaran total biaya tetap sebesar Rp. 8.638.500 dan pengeluaran total biaya tidak tetap sebesar Rp. 30.765.000. Rata-rata penerimaan usahatani padi organik di P4S Al-Mukhlis yaitu sebesar Rp.57.600.000/Ha/musim tanam, namun penerimaan tersebut masih terhitung penerimaan kotor, rata-rata pendapatan bersih usahatani padi organik di P4S Al-Mukhlis yaitu sebesar Rp.18.196.500 per musim tanam. Berdasarkan analisis nilai R/C Ratio usahatani padi organik di P4S AlMukhlis yaitu 1,5. BEP produksi dari usahatani padi organik di P4S Al-Mukhlis yaitu 1.970,2 Kg atau dibulatkan menjadi 1.970 Kg beras organik. BEP harga jual dari usahatani padi organik di P4S Al-Mukhlis yaitu Rp.13.681,7 atau dibulatkan menjadi Rp.13.700.

KLIK DISINI untuk mengunduh