Tatacara Analisis Usahatani pada Tanaman Hortikultura

Kundrat, SP., MP. dan Lily Sumarti, SP., MP. Program Studi Agrobisnis. Fakultas Pertanian. Universitas Bale Bandung. 2020.

ABSTRAK

Usahatani (farm) adalah organisasi dari alam (lahan), tenaga kerja, dan modal yangditujukan kepada produksi di lapangan pertanaian. Di Indonesia, selain usahatani dikenal pula istilah perkebunan, yang sebenarnya juga merupakan usaha tani yang dilaksanakan secara komersial. Fungsi produksi adalah suatu bagian fungsi yang ada pada perusahaan yang bertugas untuk mengatur kegiatan-kegiatan yang diperlukan bagi terselenggaranya proses produksi. Faktor produksi adalah segala sesuatu atau sumber-sumber yang digunakan dalam suatu proses produksi untuk menghasilkan barang dan jasa secara terus menerus. Hukum kenaikan hasil yang makin berkurang (the law of diminishing return) menyatakan bahwa dalam suatu proses produksi apabila secara berturut-turut ditambahkan satu satuan faktor produksi variabel pada faktor produksi tetap, pada tahap awal, produksi total akan bertambah dengan pertambahan yang makin bsar, tetapi sampai pada tingkat tertentu pertambahannya akan semakin berkurang dan akhirnya mencapai nilai negatif, dan ini mengakibatkan pertambahan produksi total semakin kecil sampai mencapai produksi maksimal dan kemudian produksi total menurun. Dalam praktek usaha produksi sering menghasilkan tidak hanya satu macam produk, tetapi beberapa produk dihasilkan dalam satu kali proses produksi. Usahaternak sapi perah menghasilkan susu dan daging, usahaternak ayam petelur menghasilkan telur dan daging atau usahaternak domba menghasilkan wool dan daging.

KLIK DISINI untuk mengunduh