Hasil Penelitian Dosen Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Bale Bandung

Karya Tulis Ilmiah yang merupakan Hasil Penelitian Berjudul PERBANDINGAN PENINGKATAN PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH DENGAN METODE SRI (SYSTEM OF RICE INTENSIFICATION) DAN KONVENSIONAL DI DESA JELEKONG KECAMATAN CIPARAY KABUPATEN BANDUNG ditulis oleh Dosen Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Bale Bandung,yaitu Kundrat, SP., M.EP.

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan besaran biaya sarana
produksi, besaran biaya tenaga kerja, dan perbedaan besaran pendapatan metode
SRI (System Of Rice Intensification) dan Konvensional.
Penelitian ini menggunakan metode survey. Petani yang menjadi responden
yaitu 37 orang petani untuk responden SRI (System Of Rice Intensification) dan 25
orang untuk responden konvensional di Desa Jelekong Kecamatan Ciparay
Kabupaten Bandung.
Berdasarkan data dan pembahasan dapat disimpulkan sebagai berikut :

Rata-rata biaya produksi usahatani Metode SRI (System Of Rice Intensification)
sebesar Rp. 9.559.727.38 per hektar dan Metode Konvensional sebesar Rp.
11.670.944.29 per hektar

Rata-rata penerimaan usahatani Metode RI (System Of Rice Intensification)
sebesar Rp. 37.452.227.58 per hektar dan Metode Konvensional sebesar Rp.
26.020.191.18 per hektar

Rata-rata pendapatan usahatani Metode SRI (System Of Rice Intensification)
sebesar Rp. 27.892.500.2 per hektar dan Metode Konvensional sebesar Rp.
14.349.246.91 per hektar

Kata Kunci: SRI, konvensional, perbedaan, biaya , pendapatan

KLIK DISINI untuk mengunduh